19 February 2017

[Blog] Mencoba Konsisten Dengan Dunia Blogging


Dunia blogging bukanlah dunia yang asing bagi saya. Sejak jaman masih mengenyam pendidikan di bangku SMA, saya sudah mulai dikenalkan dengan dunia per-blogging-an.

Saat itu, mempunyai sebuah blog merupakan hal yang wajib saat SMA.

Jika ada yang bertanya mengapa? Saya akan menjawab karena keperluan untuk tugas mata pelajaran TIK (Teknik Informasi & Komputer).

Khususnya jika guru mengajarkan bagaimana cara mengedit dan memanipulasi foto dengan menggunakan Adobe Photoshop.

Di akhir setiap pembahasan serta contoh yang diajarkan, guru akan memberikan tugas untuk mengerjakan hal yang sama.

Dari mulai membuat logo perusahaan, label makanan, sampai merekayasa foto menjadi foto siluman.

Hasil dari tugas yang telah diberikan kemudian diwajibkan untuk dipublish pada blog masing-masing yang kemudian murid menyerahkan alamat blog kepada guru untuk mengecek tugas tersebut.

Itulah mengapa, sudah sejak lama saya sudah mengenal blog, yaitu sekitar tahun 2008.

Artikel Hasbi Media Sebelumnya 
SESUAI SPOILER, INILAH DIA PEMENANG PERTARUNGAN ANTARA MAJIN BUU VS BASIL DI DRAGON BALL SUPER EPISODE 79

Saya memulainya dengan Wordpress. Waktu itu saya membuat sebuah blog untuk keperluan tugas, dan kalau tidak salah saya masih ingat alamat blognya yaitu mohamadhaz.wordpress.com.

Mungkin juga blog saya tersebut masih aktif karena tak pernah saya sentuh lagi semenjak lulus SMA.

Pada zaman SMA pula, saya tahu jika internet dapat menghasilkan uang. Waktu itu saya belum mengenal AdSense.



Yang banyak bertebaran di internet saat itu adalah program penghasil uang semacam AWsurveys, dan program-program lainnya yang memungkinkan untuk mengumpulkan uang melalui paypal dengan cara mengeklik iklan yang disediakan pada sebuah halaman task (tugas).

Saya juga salah seorang yang sangat antusias dengan istilah make money online.

Di benak saya, saya bisa kaya punya banyak uang tanpa harus bekerja keras di dunia nyata.

Saking semangatnya, saya browsing dan mengikuti semua program paid to click yang saya temukan di internet melalui mesin pencari, dengan harapan bisa banyak uang dari hanya berdiam diri di depan komputer.

Setiap program memiliki batas pembayaran yang berbeda-beda. Dari mulai yang membayar setiap 5 dollar sampai ada yang harus terkumpul 1000 dollar.

Semangat saya bisa dibilang pupus saat mengetahui jika ternyata tidak semua program PTC benar-benar membayar alias Scam atau penipuan.

Padahal saya sudah menghabiskan banyak waktu dan uang untuk sewa warnet, pun sudah lumayan cash yang telah terkumpul.


Jika pun benar-benar membayar, paling tidak kita hanya akan di reward senilai 0,000000 sekian dollar untuk setiap iklan yang sudah dilihat.

Artinya, butuh ribuan klik iklan bahkan lebih hanya untuk mengumpulkan 5 dollar saja untuk payout.

Akhirnya saya pun kapok dengan yang namanya PTC. Selain tidak pernah menghasilkan sampai bisa payout, mengikuti PTC hanya menghabiskan waktu dan uang.

Mungkin inilah salah satu kebodohan saya saat itu, karena terlalu terobsesi untuk mendapatkan banyak uang dari internet secara instan.

Ya, saat itu untuk akses internet cepat hanya bisa didapat di warung internet.

Tidak seperti sekarang ini, akses internet sudah bisa dinikmati dimana saja melalui smartphone dengan akses yang super cepat pula.

Akhirnya saya pun menyerah dengan jargon Make Money From Home yang sering saya baca di website-website luar negeri.



Tidak lama berselang, karena memang saya tertarik dan penasaran dengan dunia internet, sekali lagi saya dikenalkan dengan sebuah cara lainnya untuk make money online (kata mereka orang-orang barat) dengan AdSense dari Google.

Kali ini tentunya saya percaya karena mana mungkin perusahaan sebesar Google melakukan penipuan.

Hanya tingkat kesulitannya dibanding PTC yang tentunya perlu usaha dan kerja keras untuk bisa menikmati gelontoran dollar dari AdSense.

Dari sana, saya mulai membaca-baca artikel tentang adsense ini, mulai bagaimana cara mengikuti program Adsense, berapa uang yang bisa didapatkan, hingga kisah-kisah sukses orang luar yang membuat saya semakin tergiur dan yakin kalo saya pun pasti bisa seperti mereka.

Sebagai langkah awal, saya membuat blog gratis di Blogger.com, karena dari yang saya baca, untuk mengikuti adsense, blog yang sudah dibuat melalui blogger.com bisa didaftarkan Adsense.

Namun di tengah perjalanan, saya mulai mengetahui ada hambatan.

Ternyata oh ternyata, blog yang akan mengikuti adsense pada saat itu haruslah berbahasa inggris, karena bahasa Indonesia belum support untuk mengikuti program milik google tersebut.

Tapi saya tidak patah arang, saya belajar dan belajar lagi dari web-web berbahasa inggris.

Sampai akhirnya saya mengenal banyak istilah seperti Free Article, Article Spinner, Jasa pembuatan artikel berbahasa inggris oleh bule, Fiverr, dll.

Tapi entah mengapa, pada saat itu di 2012, saya sudah sama sekali tidak kembali berhubungan dengan dunia per-blogging-an.

Sampai di 2016 kemarin, saya mulai mengetahui bahwa Google Adsense sudah support bahasa Indonesia.

Sebuah harapan dan mimpi baru yang sempat tertunda, apalagi saya banyak membaca, ternyata banyak blogger Indonesia yang sudah berpenghasilan sekian dan sekian dari Adsense. Hanya saja kali ini saya tidak menaruh harapan.

Yang saya inginkan sekarang sudah tidak lagi sepenuhnya tentang uang, meskipun jujur saja saya memang mengejar adsense, saya hanya ingin fokus dan konsisten menulis semua hal yang saya ingin tuliskan di blog yang saya punya.

Adsense pun nyatanya sulit, untuk daftar saja, saya tidak pernah mendapat approval walaupun sekarang adsense sudah support bahasa yang notabene adalah bahasa ibu saya.

Yang artinya, saya lebih bebas dan luas untuk berkreasi dengan kata-kata, dengan ide dan apapun yang ingin saya tuliskan dengan mengeklik tombol PUBLISH pada blog blogger gratisan yang saya punya.

Oh ya, sebelum artikel ini dibuat, saya setidaknya telah memiliki banyak blog yang telah berkali-kali ditolak oleh Google Adsense.

Menyadari fakta tersebut, sekarang harapan saya adalah hanya untuk bisa konsisten menulis ide dan pikiran saya untuk dituangkan ke dalam sebuah tulisan.

Adsense? Semoga lain kali saya lebih beruntung!







0 comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar dengan memberikan kritik, saran, dan opini Anda