16 August 2017

Sinopsis Boruto Episode 20 Berjudul Bocah Dengan Sharingan


Penampipan sasuke di serial Boruto

Sinopsis Boruto: Naruto Next Generations episode 20

Judul: Anak Laki-Laki dengan Sharingan

Boruto episode 20 ini rilis pada tanggal 16 Agustus 2017. Bercerita tentang kemunculan seorang bocah misterius dengan Sharingan di mata kanan kirinya dan memakai baju serta nama Klan Uchiha.

Sinopsis:

Sasuke yang sedang dalam misi, baru saja keluar dari dimensi lain di sebuah hutan. Sesaat setelah Sasuke menonaktifkan Sharingan di mata kanannya dan juga Rinnegan di mata kirinya, tiba-tiba saja sesaat setelah berjalan beberapa langkah, Sasuke diserang oleh seorang musuh misterius yang mengenakan pakaian berjubah menutupi seluruh tubuh dan bagian wajahnya.

Dengan mudah Sasuke berhasil menangkis serangan dari musuh misterius tersebut menggunakan pedangnya dan mengaktifkan kembali Sharingan pada mata kanannya.

Musuh lalu menghindar dan langsung kembali melakukan serangan dengan menggunakan senjata yang terikat pada rantainya.

Sekali lagi, serangannya dapat dibaca dengan mudah oleh Sasuke.

Lalu, dengan menggunakan elemen petir, Sasuke membalas serangan dan berhasil melumpuhkan lawan dengan cara mengalirkan petir miliknya melalui rantai musuh yang terlilit pada pedangnya.

Musuh kemudian terlempar, dan jubah yang menutupi seluruh tubuh dan wajahnya hancur sehingga memperlihatkan sosok aslinya yang ternyata adalah seorang anak kecil.




Sasuke cukup terkejut karena musuh memakai baju dengan lambang Uchiha serta memiliki Sharingan.

Berpindah ke desa Konoha, Naruto dan Shikamaru yang sedang berbincang di Kantor Hokage menerima pesan dari Sasuke melalui burung elang miliknya.

Menerima pesan dari Sasuke tentang seorang bocah dengan Sharingan, Naruto segera menghubungi guru Kakashi yang sedang berada di pemandian air panas.

Mendengar hal tersebut, Guru Kakashi berasumsi jika bocah tersebut kemungkinan adalah salah seorang Uchiha yang selamat dari pembantaian atau seseorang yang ada hubungannya dengan Orochimaru.

Berpindah ke tempat lain, bocah penyerang Sasuke yang mengaku sebagai Uchiha, terlibat perbincangan dengan seorang pria misterius yang ditutupi jubah.

Pria tersebut menanyakan apakah bocah tersebut sudah bertemu dengan Sasuke atau belum. Dan bertanya lagi bagaimana Sasuke menurutnya.

Bocah tersebut menjawab jika Sasuke sangatlah kuat. Dan mengatakan jika ia akan membunuh Sasuke karena telah membunuh Uchiha Itachi. Lalu, perkataan bocah tersebut dibalas oleh pria misterius yang berbincang dengannya dengan mengatakan jika Sasuke adalah aib bagi Klan Uchiha dan tidak pantas memiliki Sharingan.

Kembali ke desa Konoha, Sarada yang ingin menanyakan keberadaan papanya Sasuke kepada Naruto tiba di depan pintu kantor Hokage.

Secara tak sengaja, Sarada menguping pembicaraan Naruto dengan Shikamaru dan mengetahui soal Hokage yang berniat menemui ayahnya, Sasuke.

Mendengar hal itu, Sarada bermaksud untuk mengikuti Naruto agar bisa menemui papanya, Sasuke.

Dengan segera, Sarada kembali ke rumah untuk bersiap-siap, kemudian meninggalkan Sakura yang sedang dalam kondisi tak sadarkan diri.

Sarada lalu pergi ke gerbang desa untuk mengikuti Naruto yang hendak menemui Sasuke.

Saat sedang mengintip pembicaraan Naruto dan Shikamaru di gerbang desa dari kejauhan, Sarada dikejutkan dengan kedatangan Cho-Cho yang datang dengan membawa banyak perbekalan. Cho-Cho menganggap Sarada akan menemaninya untuk mencari papa aslinya.

Ketika Naruto mulai bergerak, Sarada menarik Cho-Cho dan bergegas berlari untuk mengikuti Nandaime (Hokage Ketujuh), Naruto.

Panik karena ditarik secara tiba-tiba oleh Sarada, Cho-Cho membuat Sarada terjatuh dan kehilangan jejak Naruto.

Di saat seperti ini, Boruto datang bersama Mitsuki membawa bekal yang dititipkan ibunya untuk Naruto.

Namun, Boruto terlambat dan hanya mendapatkan permintaan maaf  Naruto untuknya lewat Shikamaru.

Boruto hendak kembali, tapi dari kejauhan Sarada berteriak memanggil Boruto dan menawarkan diri untuk mengantarkan langsung bekal yang dibawanya kepada Hokage.

Boruto menolak dengan mengatakan tidak perlu dan akan membawa bekal itu kembali, namun karena Sarada memaksa dan bersikeras, Shikamaru menyuruh Boruto memberikan bekal yang dibawa olehnya agar  Sarada mengantarkannya dan Shikamaru memberi tahu Sarada jika Naruto sedang menuju jembatan.

Sarada berlari dengan penuh semangat menyusul Hokage dengan bayangan bahwa ia akan segera bertemu dengan papanya, Sasuke.

Di sisi lain, Sarada dan Cho-Cho tidak menyadari jika sedang diawasi oleh makhluk putih kecil dengan satu mata Sharingan yang terhubung dengan mata pria berjubah misterius yang merupakan teman dari bocah bermata Sharingan yang ia panggil dengan nama Shin.

Pria tersebut berkata kepada Shin untuk mulai bergerak dan menyuruhnya agar membawa Sarada kepadanya supaya bisa dimanfaatkan.

Kembali kepada Sarada, ia dan Cho-Cho berlari secepat yang ia bisa agar bisa segera menyusul Naruto dan beralasan supaya bekal yang dibawakannya bisa segera dimakan.

Namun, karena merasa tidak kuat lagi berlari, Cho-Cho menghentikan perjalanan dan memaksa Sarada untuk berhenti sejenak.

Sarada yang sudah tidak sabar bertemu dengan papanya, menyuruh Cho-Cho berguling supaya tidak merasa capek.

Saat mereka tengah berhenti, tba-tiba saja mereka dikejutkan dengan kemunculan orang asing yang mempunyai Sharingan bernama Shin dan mengaku berasal dari klan Uchiha.

Shin  meminta Sarada untuk ikut dengannya. Sarada menolaknya, lalu Shin mengeluarkan sebuah gulungan dan mulai menyerang Sarada dan Cho-Cho menggunakan senjata yang dikeluarkan dari gulungan tersebut.

Sarada dan Cho-Cho mengelak dari serangan Shin, kemudian Sarada berhasil mendesak Shin dan bekerja sama dengan Cho-Cho dan balik menyerang.

Shin berhasil menghindar dari serangan Cho-Cho lalu menjatuhkan mereka berdua menggunakan rantai yang terhubung dengan senjata utamanya.

Cho-Cho yang sudah terjatuh, mendapat serangan Shin yang terbang dari atas.

Ketika Cho-Cho sepertinya akan terkena dengan sangat telak oleh serangan langsung Shin dari udara menggunakan kunai, Cho-Cho akhirnya selamat berkat Naruto yang datang secara tiba-tiba dan membawanya ke dekat Sarada.

Melihat Sharingan di bola mata Shin, Naruto langsung tau kalau dialah bocah yang diceritakan oleh Sasuke.

Penampilan naruto di boruto, kekuatan kyuubi naruto

Setelah itu, terjadi duel antara Naruto dengan Shin. Naruto awalnya tidak berniat serius bertarung melawan Shin yang masih anak kecil. Tapi, karena Shin ternyata bisa membangkitkan Mangenkyou Sharingan, Naruto akhirnya memutuskan untuk bersungguh-sungguh melawannya dengan bantuan Kyuubi.

Shin mulai menyerang Naruto. Naruto yang menggunakan chakra Kyuubi, menangkis serangan Shin dengan lengan Chakra yang keluar dari tubuhnya.

Dari sanalah, Naruto mengetahui jika Shin adalah seorang pengendali senjata.

Naruto berusaha menangkap Shin menggunakan lengan chakra namun tidak berhasil dan mengatakan jika Shin tampaknya cukup terlatih.

Di tengah pertarungan, muncul makhluk putih kecil bermata Sharingan yang terhubung dengan seorang pria misterius, mengatakan jika Shin tak akan mampu melawan Naruto seorang diri.

Ia juga mengatakan tak menduga akan melihat kekuatan Kyuubi dan Naruto yang merupakan ninja terkuat pada masanya lalu menyuruh Shin untuk mundur.

Mereka lalu pergi dengan cara menghilang menggunakan jikukan ninjutsu seperti milik Obito. Melihat jutsu tersebut membuat Naruto sedikit terkejut.

Mengetahui ada seseorang yang mengincar Sarada, Naruto memutuskan mengajak Sarada dan Cho-Cho bersamanya. Naruto yakin jika Sasuke akan senang bertemu dengan Sarada.

Sarada lalu memberikan bekal yang dititipkan kepadanya untuk Naruto dan mereka memakannya bersama-sama.

Melihat Sarada yang sedih karena tak pernah mengetahui sosok Sasuke ayahnya, Naruto berusaha menghiburnya dengan menceritakan seperti apa Sasuke kepada Sarada. Dan mengatakan jika ia teringat kisah masa kecilnya dahulu ketika melihat wajah Sarada dan berkata meskipun Sarada berkacamata, matanya mirip sekali dengan Sasuke. Sementara tekanan yang ada dalam diri Sarada, sama seperti Sakura.

Perlakuan Naruto selama perjalanan membuat Sarada merasa sangat nyaman. Ungkap Sarada dalam hati.

Perjalanan menuju menara hampir sampai tak lama lagi karena mereka sudah bisa melihat menara dari itu dari kejauhan.

Tapi karena Cho-Cho kehabisan nafas, Naruto memutuskan untuk beristirahat sejenak.

Sarada yang sudah tidak sabar untuk bertemu papanya, berpura-pura meminta izin kepada Naruto untuk pergi ke belakang sebentar.

Tanpa sepengetahuan Naruto, Sarada bergegas menuju menara seorang diri.

Sarada..

Membangkitkan...

Sharingan!

Di tengah perjalanan menuju menara yang tinggal sebentar lagi, perasaan emosional Sarada karena akan segera melihat papanya untuk pertama kali membangkitkan Sharingan di matanya dan Sarada terus berlari sambil berlinang air mata.


Sarada tiba di depan pintu gerbang menara. Ia langsung membuka gerbang dan masuk ke dalam ruangan menara yang cukup gelap dengan hanya sedikit penerangan.


Melihat ada seseorang masuk ke dalam, Sasuke yang sudah menunggu kedatangan Naruto segera beranjak dari tempat duduknya.


Sarada kemudian menoleh dan membalikkan badan. Akhirnya Sarada melihat wajah papanya setelah sekian lama dengan penuh rasa haru dan linangan air mata.


Belum selesai memanggil Sasuke dengan kata “Papa!”, Sasuke yang melihat pengguna Sharingan muncul di hadapannya, langsung mengarahkan pedangnya pada Sarada sambil berkata “Aku terkesan akhirnya kau bisa menemukanku. Apakah kau salah satu teman mereka?”


Mendengar ucapan Sasuke, Sarada terkejut sebab papanya tidak mengenali wajah Sarada, anak kandungnya sendiri.

Itulah sinopsis lengkap dari serial anime Boruto: Naruto Next Generations episode ke-20.

Terima kasih telah mampir.